Hentikan propaganda jihad mati ke Myanmar

anggota komisi iii dpr, eva sundari, membayar berbagai pihak untuk menghentikan propaganda jihad mati ke myanmar karena jauh lebih ada mudarat serta tanpa memberi bermanfaat apapun.

ajakan jihad mati dan membunuh myanmar buddha dan disuarakan front pembela islam dalam demontrasi pro rohingya pada bundaran hi, jakarta, pilihan masa 2012, amat disesalkan karena berdampak memperburuk keadaan, kata sundari, di semarang, selasa.

efek buruk kepada keselamatan etnik rohingya pada myanmar itu, tutur dia, diperoleh langsung daripada mereka dalam negara kaya batu giok itu. konflik berdarah selama myanmar tenntang rohingya telah berlangsung dari berlarut.

etnik rohingya dan keberatan mereka distigma seperti teroris dan menghalalkan jihad mati dalam memperjuangkan hak-haknya, akan tetapi perwakilan-perwakilan mereka pada hong kong juga london malahan mengedepankan diplomasi serta tidak kekerasan.

Informasi Lainnya:

isu ketidakadilan pada komunitas muslim pada luar negeri kerap memicu emosi segelintir muslimin serta muslimah serta organisasi-organisasi massanya di selama negeri.

seruan-seruan ekstrim dan radikal kerap dikumandangkan agar memerangi langsung secara fisik ketidakadilan tersebut yang sering di-tangkap mentah-mentah oleh jihadis amatir.

di balik kesediaan jihadis amatir tersebut, papar sundari, ''jihadis-jihadis amatir tentu ingin merupakan target perekrutan grup teroris yang sebenarnya.

contoh merupakan pelaksana lapangan bom bunuh diri bali i juga bali ii, direkrut, dilatih, juga didokrin sedemikian rupa untuk yakin bahwa teror yang dia lakukan adalah pembelaan kepada agamanya.